Apa Itu FTP dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Bila kamu merupakan seorang programmer atau web developer, tentunya sudah tidak asing dengan FTP atau File Transfer Protocol. Pasalnya, FTP akan membantu kamu dalam melakukan perubahan pada website tanpa risiko keamanan.

Jadi, buat kamu yang ingin meningkatkan skill sebagai web developer, wajib menguasai tool ini agar penggunaannya semakin optimal.  Yuk, ketahui apa itu FTP dan bagaimana cara menggunakannya pada layanan email hosting dan hosting murah berikut ini!

Apa Itu FTP dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Memahami Pengertian FTP dan Sistem Kerjanya

FTP adalah layanan yang berfungsi mentransfer file antar komputer atau server di jaringan TCP/IP atau internet. Jadi, kamu membutuhkan FTP untuk melakukan perubahan pada website yang lebih aman, misalnya kamu ingin melakukan unduh atau unggah file yang berukuran besar.

FTP banyak digunakan untuk melakukan pertukaran data yang lebih mudah dibandingkan dengan memakai perangkat kabel atau fisik.

Sejarah FTP itu sendiri dikeluarkan pertama kali pada tahun 1971 yaitu RFC 114. Standar ini dipakai untuk mendefinisikan perintah dasar yang digunakan untuk sistem komunikasi sebelum TCP dan IP ada.

Kini FTP digunakan untuk memberi kemudahan pengguna dalam memindahkan file dari satu tempat ke tempat lain.

Cara kerja FTP cukup sederhana yaitu :

  • Pengguna akan meminta FTP client untuk melakukan transfer file.
  • FTP client akan membuat permintaan koneksi ke server dan server akan merespon permintaan tersebut.
  • Server memulai layanan transfer file
  • Pengguna bisa mengunduh atau mengunggah data melalui FTP client.

Untuk membuat koneksi FTP, dua pihak harus terhubung di jaringan sehingga pengguna bisa meminta izin dengan memberikan kredensial ke server FTP, kecuali FTP anonim yang tidak membutuhkan kredensial untuk mengakses file. Channel komunikasi FTP sendiri terbagi menjadi dua yaitu command channel yang dilakukan dengan instruksi dan respons, sedangkan data channel mencakup proses distribusi data.

Mode koneksi FTP terbagi menjadi dua jenis yaitu mode aktif dan mode pasif. Pengguna tidak memerlukan izin memakai FTP untuk mengirim permintaan ke server untuk melakukan perubahan, kemudian server akan langsung merespons dan memberi akses bila mode koneksi dalam mode aktif. Mode pasif hanya digunakan bila mode aktif tidak bisa dipakai sebab terhalang firewall.

Ada tiga cara memakai FTP yang bisa user pilih yaitu memakai FTP command line, misalnya Command Prompt untuk Windows atau Terminal di Mac/Linux, kemudian memakai web browser untuk berkomunikasi dengan server FTP, atau memanfaatkan layanan FTP client. Cara terakhir paling umum digunakan sebab FTP client dianggap lebih fleksibel, lebih mudah dalam pengelolaan file  dan lebih handal dibandingkan metode lain. Misalnya metode pakai web browser dianggap lebih lambat  dibandingkan memakai layanan FTP khusus.

Bila kamu sudah tahu apa itu FTP, maka bisa menggunakan FTP dengan akun hosting. Toh, ada banyak FTP client yang bisa kamu pilih mulai dari gratisan sampai berbayar yang lebih premium. Kamu bisa memilih FTP client yang cukup populer dikalangan para web developer terkini seperti FileZilla, WINSCP dan GFTP.

Buat kamu yang masih awam, maka bisa mencoba memakai FTP client yang sangat membantu kemudahan mengembangkan website yang dikelola. Salah satu FTP client yang cukup populer dan bisa kamu gunakan adalah FileZilla. Berikut referensi pemakaian FTP client FileZilla bagi pemula yang bisa kamu jadikan tambahan wawasan yaitu :

  1. Login ke akun hosting kamu, buka File > Akun FTP.
  2. Langsung buat akun baru dengan isi username dan password baru.
  3. Akan muncul server FTP baru pada daftar akun FTP aktif.
  4. Masukkan hostname, username dan password kamu di FileZilla, lalu klik Quickconnect.
  5. Kamu sudah berhasil login ke server FTP dan bisa langsung melihat hasilnya.

FTP client FileZilla banyak digunakan developer untuk melakukan koneksi remote FTP dengan fitur yang lebih lengkap. Kelebihan dapat melakukan transisi simultan menjadi pertimbangan para  developer sebab kamu yang mengunggah file saat koneksi terputus, bisa diulang kembali.

Selain itu, FileZilla bisa digunakan untuk sistem operasi Linux dan Windows yang berbeda dengan WINSCP yang hanya digunakan untuk sistem operasi Windows, sedangkan GFTP merupakan FTP client hanya untuk sistem operasi Linux.

Fungsi FTP Server yang Perlu Kamu Ketahui

Mengunggah halaman website kamu ke internet memakai web hosting menjadi lebih mudah. Berikut beberapa fungsi FTP server yang perlu kamu ketahui yaitu :

  1. Bisa mengunggah halaman website ke dalam web server atau web hosting ke internet.
  2. Bisa menjelajah dan mengunduh file dari situs perangkat lunak umum.
  3. Memudahkan pengiriman file menjadi dua partisi bila ukuran file terlalu besar menjadi lampiran di email.
  4. Mengunduh dan mengunggah konten ke FTP server
  5. Mendistribusikan perbaikan  program yang dilakukan oleh developer.
  6. Memudahkan para web developer untuk mengembangkan sendiri sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Setelah memahami apa itu FTP, sistem kerja dan fungsi kegunaan dalam mengembangkan web kamu sesuai kebutuhan, maka kamu wajib menggunakan FTP client untuk mengakses website yang kamu kelola. Kamu akan lebih mudah dalam membuat atau menghapus direktori dan membaca file yang berukuran besar di server memakai FTP ini.

baca juga : Cara Bikin Aplikasi Android untuk Pemula yang Mudah  

 

note : penulis dari Domainesia

Tinggalkan komentar